Untung Besar dari Usaha Minuman


Peluang usaha yang berhubungan dengan makanan dan minuman memang selalu memiliki prospek yang sangat bagus. Oleh karena itu banyak orang yang lebih memilih terjun menekuni usaha tersebut. 

Beberapa waktu yang lalu BisnisUKM telah mengangkat tema selama sepekan tentang bisnis makanan, dan memberikan beberapa ide bisnis makanan yang menarik. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami tidak akan mengangkat tema tentang usaha makanan lagi, melainkan tentang usaha yang sangat berhubungan dengan makanan yaitu usaha minuman.

Mengapa kami mengangkat usaha minuman? Karena saat ini usaha minuman semakin banyak berkembang dan tampil dengan menu yang fresh, dan unik. Berbagai menu minuman belakangan ini juga sangat digemari para pecinta kuliner, maka tak heran kini banyak usaha franchise minuman yang bermunculan. Hal ini dipengaruhi karena secara tidak langsung usaha minuman menjadi teman sejati usaha makanan yang selalu laris di kalangan masyarakat.

Konsumen

Seluruh masyarakat dapat dijadikan sebagai target pasar, karena tidak dapat dipungkiri bahwa minuman juga menjadi kebutuhan pokok manusia selain kebutuhan makan. Dari bayi hingga orang tua pun juga bisa dijadikan sebagai konsumen. Adanya kebutuhan tersebut menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha minuman untuk meraih untung besar.

Info Produk

Untuk memulai usaha minuman, ada banyak pilihan menu yang dapat dicoba menjadi sebuah usaha. Dari mulai minuman dingin, hingga minuman hangat memiliki berbagai varian menu yang berpotensi memberikan untung besar. Misalnya saja menu minuman hangat yang sudah banyak ditemui dipasaran antara lain wedang tahu, wedang ronde, wedang uwuh, wedang jahe, bajigur, sekoteng, teh kemasan, hingga berbagai macam menu kopi dan cokelat yang dapat dijadikan sebagai menu minuman hangat maupun minuman dingin. Menu minuman dingin pun juga memiliki banyak penggemar, dari mulai es krim, es cendol, es buah, es teler, es doger, es degan, soup buah hingga salad buah juga dapat dijadikan sebagai menu andalan dalam menjalankan usaha minuman.

Berbagai macam menu minuman biasa dijual dengan harga yang beragam pula, dari mulai harga yang paling murah seribu rupiah hingga harga puluhan ribu rupiah untuk setiap menu yang ditawarkan.

Pemasaran

Untuk membantu pemasaran usaha minuman, yang sering dilakukan para pelaku usaha yaitu menggunakan spanduk atau banner untuk menarik para konsumen. Selain itu bagi pelaku usaha minuman yang sudah besar, dapat mengembangkan pasarnya dengan cara membuka kemitraan atau franchise untuk para investor yang tertarik dengan usaha minumannya. Saat ini sudah banyak usaha minuman yang telah membuka sistem franchise.

Kelebihan usaha

Menjalankan usaha minuman memiliki beberapa kelebihan, diantaranya yaitu mudahnya menjalankan bisnis ini. Usaha minuman termasuk usaha yang tidak memerlukan modal besar, dan tidak membutuhkan tempat usaha yang terlalu besar. Selain itu untuk menjalankan usaha ini cukup menggunakan gerobak, jadi bisa memilih menjalankan usaha dengan berkeliling atau memilih menetap di suatu tempat.

Kekurangan usaha

Selain kelebihan usaha, usaha minuman juga memiliki beberapa kekurangan. Bagi pengusaha minuman dingin, besar laba yang mereka peroleh dipengaruhi oleh cuaca. Terutama bagi pelaku usaha minuman dingin, jika turun hujan maka omset mereka pun juga akan menurun.

Sedangkan untuk pelaku usaha minuman hangat waktu usaha mereka juga terbatas, biasanya penjual minuman hangat mulai berdagang sore hingga malam hari. Karena disiang hari minat konsumen untuk minuman hangat masih kurang.

Kunci Sukses

Untuk memperoleh untung besar dari usaha minuman masih sangat terbuka lebar. Ciptakan menu minuman baru yang belum ada di pasaran, sehingga Anda memiliki keistimewaan tersendiri untuk menarik minat para konsumen. Disamping itu pilih lokasi yang strategis untuk membuka usaha minuman, sebaiknya pilih lokasi di depan pusat perbelanjaan, tempat ramai seperti taman bermain, maupun di depan sekolah – sekolah yang prospek pasarnya cukup bagus. Dan yang ketiga adalah ciptakan brand produk minuman yang Anda jual dengan nama yang menarik, hal ini untuk mempromosikan dan menanamkan image produk Anda kepada konsumen.

readmore »»  

Hangatnya Berbisnis Wedang Tahu (bonus Resep)


Belum lengkap rasanya jika kemarin hanya mengulas tentang bisnis makanan saja, kini saatnya membahas tentang salah satu jenis minuman khas yaitu wedang tahu.

Konon wedang ini berasal dari negara Tiongkok. Pertama kali dijajakan di Semarang yang dibawa oleh imigran asal Tiongkok pada akhir abad ke-19. Jadilah wedang tahu ini disebut sebagai makanan khas kota Semarang, yang kehadirannya kini dirasa hampir punah karena sulit dijumpai.

Wedang tahu adalah minuman yang beromakan jahe dan berisi kembang tahu yang terbuat dari sari kedelai jadi bukan ampas tahunya. Minuman berkhasiat sebagai penghangat tubuh, dan sangat cocok bila dinikmati pada musim hujan, pada pagi ataupun sore hari. Sebenarnya ada sedikit kesamaan rasa dalam kuah wedang tahu ini dengan wedang ronde, hanya saja yang membedakan adalah wedang ronde terdiri dari beberapa macam komposisi yang penuh warna sedang wedang tahu sendiri hanya minimal warna saja. namun soal rasa tak beda jauh. Penjual wedang tahu biasa menjajakannya dengan pikulan atau berada di pinggir jalan dan untuk menarik perhatian para calon pembeli, mereka membunyikan piranti musik teng-teng berukuran mini dengan pemukul dari kayu.

Untuk dapat menikmati sajian minuman ini, anda dapat merogoh kocek sebesar Rp 2.000,. saja. Andapun dapat merasakan nikmatnya perpaduan antara manis dan gurih dalam satu kuliner. Wedang tahu ini biasa disajikan dalam mangkok kecil dengan campuran air jahe dan larutan gula yang hangat. Jika anda berminat untuk mencoba hangatnya berbisnis wedang tahu ini atau hanya untuk dikonsumsi sendiri, berikut kami berikan resep pembuatan wedang tahu.Bahan yang dibutuhkan:

Bahan Tahu:
1 liter susu kacang kedelai (bisa dibuat dari 250 g kedelai, rendam hingga mengembang, blender dengan 1 liter airkemudian saring)

125 gr gula pasir

4 gr agar-agar putih bubuk, cairkan dengan 50 ml air

1/2 sdt garam

Bahan kuah jahe:

250 g gula pasir

100 g gula merah

1liter air

150 g jahe, cuci, kupas, dan memarkan

3 lembar daun pandan

2 lembar daun jeruk

3 cm kayu manis

3 buah cengkeh

½ sdt garam
Cara Pembuatan:
Rebus air kedelai hingga mendidih lalu tambahkan agar-agar, gula, dan garam. Biarkan mendidih. Angkat, sisihkan dan biarkan hingga membeku.

Kemudian rebus gula merah, gula pasir, jahe, daun pandan, daun jeruk, kayu manis, cengkeh, dan garam hingga gula larut dan wangi. Saring.

penyajian:
Sendoki tipis-tipis kembang tahu, taruh di mangkok. Tuangi kuah jahe. Sajikan hangat.
readmore »»  

Jahe Merah, Minuman Sehat Beromset Cerah


Dari sekian banyak pelaku bisnis minuman jahe merah, Darul Mahbar merupakan salah satu pengusaha yang sukses mengolah tanaman herbal tersebut menjadi produk minuman sehat yang dipasarkan hingga Florida, Amerika Serikat. Menggunakan nama Cangkir Merah dan Cangkir Mas sebagai merek produknya, setiap harinya Darul memproduksi 500 kg jahe merah menjadi minuman instan dalam kemasan sachet 25 gram dan kemasan toples dengan berat 330 gram. Produk minuman yang ditawarkan Darul meliputi jahe merah original, jahe merah creamer, serta jahe merah bubuk yang rata-rata dibandrol dengan harga Rp 1.700,00 sampai Rp 29.000,00.


Jahe merah atau yang biasa dikenal dengan nama latin Zingiberaceae Officinale Rose merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang dimanfaatkan masyarakat sebagai ramuan obat tradisional. Namun seiring dengan perkembangan kreativitas dan hadirnya inovasi baru dari para pelaku usaha, saat ini jahe merah berhasil diolah menjadi minuman sehat yang memiliki prospek bisnis cukup cerah.

Meskipun pada dasarnya jahe merah tidak jauh berbeda dengan jahe biasanya yang digunakan sebagai bumbu masakan. Tetapi aroma dan sensasi rasa yang terkandung dalam jahe merah lebih pedas jika dibandingkan dengan jahe biasa. Sehingga tidak heran bila jenis jahe tersebut sangatlah cocok bila diolah menjadi produk minuman unik yang memberikan sensasi hangat bagi para konsumennya.

Selain mampu menghangatkan badan, minuman jahe merah ternyata bisa meringankan radang tenggorokan, sakit asma, melancarkan darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah masuk angin. Hal inilah yang menjadikan produk minuman jahe merah mulai digemari konsumen dan menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan untung besar bagi para pelakunya.

Bisnis Minuman Jahe Merah

Tidak hanya memproduksi aneka macam minuman jahe merah instan, Darul juga menawarkan peluang bisnis waralaba dengan mengusung brand Red Ginger Corner. Melalui outletnya yang menggunakan konsep mini café tersebut, Darul menawarkan aneka menu minuman jahe merah yang siap saji, seperti misalnya original ginger, espresso ginger, kreamy ginger, vanilalate ginger, chocolate ginger, strawberry ginger, green tea ginger dan capucino ginger. Semua menu tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu antara Rp 5.000,00 hingga Rp 7.500,00.





Disamping Darul Mahbar yang berhasil mengangkat jahe merah sebagai minuman baru yang menyehatkan, ada juga Ahmad Lutfi yang memproduksi Jahe Merah Instan Plus Nusantara. Produk tersebut diproduksi dengan cara tradisional dan bebas bahan pengawet, sehingga mutu dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi oleh para konsumen. Produk jahe merah instan buatan Lutfi dipasarkan dalam kemasan 350 gram seharga Rp 35.000,00. Selama ini strategi pemasaran yang digunakan hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, mengikuti berbagai macam event pameran dan memanfaatkan bantuan para reseller.


Dengan memanfaatkan tanaman jahe merah, Darul dan Lutfi pun kini bisa mengantongi omset puluhan juta rupiah setiap bulannya. Semoga informasi bisnis jahe merah minuman sehat beromset cerah ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang sedang bingung mencari peluang usaha. Jangan pernah takut untuk berinovasi, lihatlah peluang pasar disekeliling Anda, dan ciptakan peluang baru untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. Salam sukses.

readmore »»  

Usaha Produk Olahan Sederhana Rumput Laut


Produk olahan sederhana rumput laut terdiri dari tiga produk yaitu cendol, manisan dan puding. Salah satu keistimewaan hasil olahan tersebut terletak pada bentuk rumput laut yang masih seperti aslinya. Ketiga produk ini tidak hanya dikomsumsi sendiri, tetapi dapat juga menjadi salah satu sumber penghasilan.

Bahan yang dipakai dalam pembuatannya adalah rumput laut jenis Euchemuma cotonii yang telah dikeringkan. Pengeringan bahan tersebut telah dikerjakan oleh petani rumput laut. Caranya, rumput laut yang baru saja dipetik dicuci dengan air tawar sambil dibersihkan dari segala kotoran, baik pasir, kerang, karang ataupun jenis rumput yang lain. Setelah itu baru dikeringkan sampai benar-benar kering. Rumput laut yang telah dikeringkan dapat disimpan sampai berbulan-bulan bahkan sampai satu tahun.

Pengolahan rumput laut menjadi cendol, manisan dan puding mempunyai langkah dasar yang sama. Langkah-langkah itu adalah sebagai berikut.

Rumput laut kering direndam dalam air tawar selama 2 – 3 hari. Lamanya perendaman tergantung dari umur rumput laut. Rumput laut yang tua direndam lebih lama dibandingkan yang muda. Namun, rumput laut yang tua hasil akhirnya lebih baik karena tidak terlalu lembek atau terlalu halus.

Air diganti tiap pagi dan sore hari. Pada waktu mengganti air, rumput laut sekaligus dicuci dari kotoran-kotoran yang mungkin masih ada. Perendaman di hentikan bila rumput laut telah dapat diputus dengan kuku jari.
Rumput laut ditiriskan.

Setelah itu dipotong-potong sekitar 2 cm.
Langkah selanjutnya tergantung dari produk yang akan dihasilkan, apakah akan dibuat cendol, manisan atau puding.

A. Pembuatan Cendol
Rumput laut yang telah dipotong, disiram dengan air hangat + 15 menit. Penyiraman tidak harus memakai air hangat yang baru, air hangat bekas pun dapat dipakai kembali asal masih hangat.
Rumput laut ditiriskan.

Apabila menghendaki rumput laut warna hijau atau merah dapat dicampur dengan pasta pandan. Akan tetapi bila menginginkan warna putih tidak perlu diberikan campuran seperti itu. Setelah tiris dapat segar dicampur dengan santan dan air gula merah

B. Pembuatan Manisan
Setelah dipotong, rumput laut dimasukkan ke dalam larutan gula. Perbandingan jumlah gula dan rumput laut basah adalah 1 : 1.

Perendaman di dalam larutan gula kira-kira 5 – 10 menit. Setelah itu ditiriskan.
Seperti pembuatan cendol, bila ingin warna selain putih dapat diberi pasta pandan. Pemberian dapat juga dilakukan sebelum direndam dalam larutan gula. Namun, larutan gula akan menjadi berwarna sehingga hanya dapat dipakai untuk rumpu t laut yang sewarna. Pemberian warna harus merata agar menarik konsumen bila hendak diperdagangkan.

C. Pembuatan Puding
Rumput laut yang telah dipotong, direbus dengan air dan susu cair. Banyaknya susu kira-kira satu kaleng untuk 1 kg rumput laut basah atau sesuai dengan selera
Agar rasa puding lebih nikmat dapat juga ditambahkan sedikit gula, vanili, dan garam. Pasta pandan diberikan bila ingin warna selain putih.
Setelah mendidih, segera diangkat dan dituang dalam cetakan-cetakan

D. Pengepakan
Pengolahan di atas masih kurang lengkap jika akan dipasarkan. Harus disediakan tempat atau wadah untuk menyajikannya. Wadah yang dipakai sebaiknya yang terbuat dari plastik, karena para konsumen dapat melihat langsung isi di dalamnya. Perlu diingat bahwa daya tarik olahan ini terletak pada bentuk rumput laut yang seperti aslinya. Ukuran wadah dapat bermacam-macam sesuai dengan harga yang diberikan. Setelah manisan dan pudding dimasukkan dalam wadah plastik, segera ditutup dan diplester sehingga benar-benar rapat. Setelah itu disimpan dalam lemari pendingin. Manisan dapat bertahan sekitar satu bulan. Dengan perlakuan yang sama, pudding dapat bertahan sekitar satu minggu. Cendol juga dimasukkan dalam wadah plastik, tetapi disertai dengan santan dan air gula jawa sebagai pelengkapnya.

readmore »»  

Raup Puluhan Juta dari Bisnis Angkringan, Mau?


Angkringan.Bila Anda sedang berada di wilayah Jawa Tengah, tentu tak sulit menemukan angkringan. Buat Anda yang belum familiar dengan istilah ini, angkringan adalah sebutan untuk sebuah gerobak dorong yang menjual berbagai macam makanan dan minuman yang biasa terdapat di setiap pinggir ruas jalan di Solo Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Gerobak angkringan biasa ditutupi dengan kain terpal plastik dan bisa memuat sekitar delapan orang pembeli. Beroperasi mulai sore hari, angkringan mengandalkan penerangan tradisional yaitu senthir, dan juga dibantu oleh terangnya lampu jalan.

Biasanya, angkringan menjual beragam makanan di antaranya nasi kucing, gorengan, sate usus (ayam), sate telur puyuh, keripik dan lain-lain. Minuman yang dijual pun beraneka macam seperti teh, jeruk, kopi, tape, wedang jahe dan susu. Semua dijual dengan harga yang sangat terjangkau.

Ternyata, popularitas angkringan tidak hanya menggaung di Jawa Tengah. Kini, gemanya pun terdengar hingga Pekanbaru. Saat ini angkringan menjadi bisnis menggiurkan yang menjanjikan keuntungan belasan hingga puluhan juta rupiah. Tidak percaya?

Mari berkenalan dengan Lutfi. Pria inilah yang mengatakan, bisnis angkringan bisa meraup omzet berkisar Rp 18,2 juta hingga Rp 26 juta per bulan, padahal usaha jajanan rakyat itu tergolong baru di Pekanbaru. "Bahkan, saya bersiap untuk membuka cabang angkringan ketiga di Pekanbaru," kata Lutfi, yang mengelola "Anglo Angkringan".

Menurut Lutfi, kunci keberhasilan bisnis angkringan di daerah perantauan adalah mempertahankan orisinalitas. Intinya, bisnis angkringan bukan sekadar menjual makanan khas seperti tempe bacem, nasi kucing hingga aneka minuman kopi dan wedang jahe. "Selain makanan khas, bisnis angkringan juga harus menjaga khas tradisional Jawa seperti pelayanannya dan menjaga suasananya agar tercipta atmosfir nostalgia untuk setiap pengunjungnya," kata Lutfi.

Lutfi awalnya membuka satu angkringan di Jalan Melur, Pekanbaru, dengan sistem modal bersama dengan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada di Pekanbaru. Bisnis tersebut kemudian berkembang, dan kini "Anglo Angkringan" membuka satu cabang lagi di Jalan Arengka, Pekanbaru.

Menurut dia, strategi bisnis angkringan dimulai secara sederhana yakni lewat promosi dari mulut ke mulut.
Kini angkringan mulai memiliki pelanggan tetap dari kalangan komunitas, para perantau dari Jawa yang bekerja di Pekanbaru, hingga mahasiswa dan warga Pekanbaru yang masih berkuliah dan alumni dari universitas di Yogyakarta.

Seorang pengunjung, Merry Adriyani, mengatakan awalnya memilih angkringan karena harga makanannya yang sangat murah dibandingkan dengan tempat makan lainnya di Pekanbaru. Namun, ia kemudian mengaku tertarik karena suasana kekerabatan yang sangat kental di angkringan.

Bahkan, ia mengatakan banyak mengenal teman-teman baru dari berbagai kalangan dari tempat makan sederhana itu.

"Angkringan yang dulu identik dengan warung rendahan, kini sudah menjadi tempat berkumpul semua kalangan tak memandang status dan usia karena suasana kumpul-kumpul yang buat angkringan itu wajib untuk dijadikan tempat 'nongkrong'," kata Merry Adriyani.
readmore »»  

bisnis kaos / distro


Ingin punya disto kaos sendiri? Wah pasti modalnya besar.. belum sewa tempatnya, belum lagi harus stok baju yang pembuatannya harus dalam jumlah besar. Mungkin itu yang kita pikirkan saat memiliki ide usaha tentang bisnis kaos. Yah, peluang usaha bisnis kaos memang sangat menjajikan, namun sebagian terbentur pada masalah permodalan.



Adakah cara yang lebih mudah dan murah, atau bahkan tanpa modal ?Jawabannya Ada!. Bisnis kaos tidak melulu soal modal, namun lebih pada soal kreatifitas. Pernahkan terfikir oleh kita untuk membuka sebuah Online distro atau toko online kaos? Memulai bisnis kaos dengan system toko online memiliki banyak benefit. Tahukah Anda bahwa sebagian besar pemilik toko online tidak memiliki toko offline. Artinya mereka hanya memajang produk mereka di internet, dan membeli kebutuhan sejumlah kebutuhan pembeli yang memesan.



Saya pernah membaca seorang tukang parkir yang memulai bisnis toko online tentang helm. Setelah 2 tahun akhirnya ia memiliki toko beneran yang menjual helm. Selama 2 tahun ia selalu mengambil helm di toko helm tempat dia mangkal parkir. Jadi kreatifitas sangat dibutuhkan dalam mencari supplier, mengatur promosi hingga penjuaan.



Kita kembali ke bisnis kaos. Sekarang kita fokus pada konsep toko online. Bagaimana memulainya? 



1. Yang kita butuhkan adalah kreatifitas tentang tema produk desain kaos kita. Apakah kita akan membuat kaos dengan tema lucu, tema fancy, atau apapun yang ada punya inspirasinya


2. Bila kita memiliki kemampuan desain seperti corel dan photoshop, artinya kita memiliki 70% modal dalam bisnis kaos. Mengapa demikian? Karena Bisnis kaos identik dengan desain. Tidak ada toh distro yang menjual kaos polos? 



3. Bila kita tidak memiliki kemampuan dalam bidang desain, kita bisa mencari partner atau teman untuk memulai. Atau kita bisa memulai dengan kita sendiri dengan membuat kaos tentang tulisa maupun plesetan yang sedang marak saat ini seperti “Aku cantik seperti Mama” dan masih banyak lagi.



4. Setelah memiliki produk, kita bisa mulai memajang di toko online kita desain tersebut. Akan lebih baik bila produk di toko kita menampilkan ilustrasi desain yang sudah dibuat diatas kaos, sehingga terlihat seperti produk nyata. Padahal hanya kaos polos dengan ditambah desain diatasnya.



5. Mulailah promosi bisnis kaos kita. Bisa menggunakan forum, facebook, twitter maupun teman yang kita kenal. Gunakan nama toko yang unik yang mencermikan tema produk kita.



6. Bagaimana bila ada yang memesan. Nah, barulah kita mulai membeli kaos polos, dan mendatangi vendor kaos printing yang sekarang banyak bertebaran. Atau kita bisa search di google dengan kata kunci “Vendor Kaos DTG”. Tentunya kita sudah memiliki modal dari biaya yang telah ditransfer oleh pembeli. Bila selesai kita tinggal mengirimnya.
http://idebisnis.org


readmore »»  

Bisnis pecel lele


Salah satu keuntungan bisnis kuliner adalah perputaran yang cepat. Modal hari ini bisa menjadi keuntungan + modal lagi, sehingga modal bisa tetap digunakan untuk modal esok harinya dan keuntungan bisa dikumpulkan setiap hari. Jadi bila kita siap untuk modal awal, kita tidak akan kehabisan modal untuk menjalankan usaha ini, asalkan kita tidak ikut makan modalnya alias makan ga bayar 

Teman saya memulai bisnis pecel lele dengan modal 10 juta untuk membeli terpal, meja kursi, sewa lapak, peralatan makan dan minum serta modal untuk bahan baku seperti lele produk lainnya. Lalu seberapa keuntungan bisnis pecel lele ini? Anggaplah kita baru memulai bisnis pecel lele ini sehingga masih belum bisa mendapatkan pengunjung yang ramai. Tapi menjual 20 ekor lele seharga delapan ribu rupiah per hari sangat memungkinkan.

20 Ekor lele x Rp. 8.000 = Rp. 160.000

Dalam satu bulan : Rp. 160.000 x 30 hari = Rp.4.800.000

Dari perhitungan di ataskita bisa melihat omzet dalam 1 bulan Rp. 4.800.000. Untuk bisnis pecel lele profit yang didapatkan mencapai 40%, sehingga bisa kita asumsikan keuntungan kita adalah :

Profit = 40% x Rp..4.800.000 = Rp. 1.920.000,-

Jadi keuntungan kita pun masih bisa hampir mencapai 2 juta perbulan. Kita belum memperhitungkan dari minuman seperti es teh yang bisa dijual dengan harga Rp.3.000 dengan modal Rp. 500. Juga makanan tambahan seperti tahu tempe. Jadi bisnis ini sangat menjanjikan dari sisi keuntungan.

Saya sempat berbincang dengan pemilik  pecel lele di cikarang. Hari biasa menghasilkan omzet 1 juta perhari, dengan sabtu minggu mencapai 2 juta. Sehingga omzet dalam satu bulan mencapai 35 juta. Bila profit diambil 30%, maka keuntungan bersih perbulan mencapai 10 juta. Wow, ini pedagang pecel lele loh.
idebisnis.org
readmore »»